Darta Industrial – Mengolah air limbah cair (air kotor) menjadi air yang layak pakai (air lamah lingkungan) adalah dengan menggunakan jasa Sewage Treatment Plant (STP). Air hasil dari pengolahan limbah STP ini umumnya hanya digunakana kembali untuk non konsumsi.

Pengertian Jasa Sewage Treatment Plant

Sewage Treatment Plant merupakan bangunan instalasi sistem pengolah limbah rumah tangga atau limbah cair domestik termasuk limbah dari dapur, air bekas, air kotor, limbah maupun kotoran. Limbah yang mengandung logam berat akan mendapat perlakuan khusus, bukan termasuk dalam limbah domestik.

Tujuan dari sistem pengolahan limbah cair domestik adalah agar limbah tidak mengandung zat pencemar lingkungan, sehingga layak buang sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku. Sistem STP ini umumnya digunakan pada gedung, seperti hotel, apartemen, dan rumah sakit.

Bagian-bagian Sewage Treatment Plant

  1. Motor dan mesin blower

Jika blower tidak berfungsi maka proses suplai oksigen ke bak aerasi, pembersihan permukaan air sedimentasi (scum skimmer) dan sludge return (air lift) akan terhenti. Bakteri akan mati dan zat organik pada limbah tidak terolah menyebabkan timbulnya bau.

  1. Kontrol Panel

Kontrol panel berfungsi sebagai pengendali atau pengatur peralatan yang mutlak dituntut untuk selalu siap (tidak bermasalah). Jika panel bermasalah, otomatis fungsi peralatan menjadi terganggu. Panel kontrol berisi perangkat elektronik yang sangat peka terhadap suhu. Upayakan suhu dalam panel tidak terlalu panas.

  1. Pompa-pompa

Pompa sebagai alat pemindah air peranannya sangat penting. Jika terjadi masalah pada pompa tentu akan terjadi banjir pada bak equalizing dam effluent. Maka air yang menuju ke bak aerasi dan saluran kota menjadi tdak berfungsi, sehingga akan mengakibatkan banjir pada area STP.

  1. Peralatan sedimentasi

Masalah yang sering terjadi di bak sedimentasi adalah air lift mampat, sehingga lumpur akan menumpuk pada dasar bak sedimentasi dan bila terlalu lama maka akan terjadi fermentasi, kemudian mengapung. Pada kondisi seperti ini scum skimmer tidak mampu mengatasi lumpur mengapung, sehingga permukaan bak sedimentasi akan penuh dengan lumpur yang lama kelamaan akan mengeras.

  1. Water level control (WLC) dan Elektroda

Pada sistem pelampung (float switch, pompa flow kontrol) akan tidak berfungsi ON (kontak) pada kontrol listriknya ketika posisinya terbalik (karena terapung). Pengangkatan pelampung untuk memastikan bisa berfungsinya alat tersebut.

Baca juga: Jasa Water Treatment Plant (WTP)

Sewage Treatment Plant (STP) memiliki beberapa chamber yang punya fungsi masing-masing. Ada yang disebut system aerasi atau system back wash. Pada intinya sistem ini merupakan pemberian gelembung udara yang dimaksudkan untuk menghidupkan bakteri yang terdapat di dalammnya.

Bakteri ini berfungsi untuk menghancurkan sewage yang berbentuk keras. Bakteri pengurai ini menghancurkan sewage hingga di akhir output Sewage Treatment Plant berupa limbah yang berbentuk air bening.

Jasa Sewage Treatment Plant ini umumnya digunakan di hotel, gedung bertingkat, dan sebagainya. Hasil-hasil buangan dari Sewage Treatment Plant, seperti minyak dan lemak dari buangan dapur harus dipisahkan dahulu minyak dan lemaknya dari air sebelum masuk ke bak-bak pengolahan.

Demikian juga dengan hasil buangan laundry, idealnya harus melalui pre-treatment dahulu, yaitu koagulasi, flokulasi, netralisasi, dan sedimentasi. Untuk itu diperlukan chemical atau bahan kimia yang sesuai dengan fungsi masing-masing.

Hasil dari buangan WC atau toilet diperlukan penghancur untuk benda-benda kasar dan kemudian disaring. Kemudian hasil buangan tersebut masuk ke dalam bak-bak pengolahan, sehingga effluent dari proses pengolahan sewage ini dapat dibuang ke saluran kota dengan kualitas yang disyaratkan, bahkan dapat di-recycling untuk penyiraman tanaman.

 

Baca juga: Jasa Waste Water Treatment Plant (WWTP)

 

Perawatan Sewage Treatment Plant

  • Periksa harian kondisi basket screen, dan bila ada kotoran bersihkan. Hal ini agar aliran air limbah dapat lancar ke proses STP.
  • Bersihkan grease trap dari lemak. Apabila terlalu lama maka lemak akan mengeras. Dan bisa menyebabkan bau, jika pemakaian atau kapasitas air limbah besar, maka bisa ddilakukan pengangkutan lemak secara harian.
  • Pengangkutan lumpur dilakukan setahun sekali atau dua kali tergantung beban limbah.
  • Pemeriksaan dan pemeliharaan rutin pompa, pompa submersible, gearbox, penambahan pelumas pada bearing dilakukan rutin tiga bulan sekali.
  • Pengecekan rantai dan komponen transmisi yang ada setiap tiga bulan sekali.
  • Backwash sand filter dan karbon filter setiap minggu atau menurut kondisi filter yang ada, hal ini dapat dilihat dari tekanan pada pressure gauge.
  • Pengecekan air limbah ke Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) setiap tiga bulan sekali.

 

DARTA INDUSTRIAL SERVICE

Perusahaan lokal yang menyediakan produk berbahan dasar polymer
dan layanan terlengkap untuk kebutuhan industrial.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Produk dan Jasa Kami,
silahkan kunjungi website kami di :

www.dartaindustrial.co.id

atau hubungi marketing kami di :
marketing@darta.co.id
021 – 53164777